Tes VO2 Max PSIS oleh mahasiswa Gizi

Mahasiswa Prodi Ilmu Gizi sebanyak 12 orang membantu melakukan tes VO2 Max (Volume Oksigen Maksimum) pada pemain PSIS yang dilaksanakan hari selasa, 20 Maret 2018 di Lapangan Terang Bangsa Semarang. Kegiatan ini dilakukan sehubungan dengan penelitian yang sedang dilakukan para mahasiswa. Selain itu mahasiswa juga melihat latihan tim PSIS dan mengukur seberapa besar kalori yang dibutuhkan atlit dalam latihan. Dalam tes fisik pagi tadi, ada tiga program latihan yang diberikan kepada Gustur Cahyo dkk, diantaranya tes speed 30 meter, tes kelincahan, dan beeb test untuk mengukur nilai VO2 Max pemain.

Tes tersebut dilakukan untuk persiapan sebelum menghadapi kompetisi Liga 1, Pelatih fisik, Ahmad Soffianto mengatakan, hasil VO2 Max pemain PSIS sesuai harapan. Soffi mengatakan tidak ada pemain yang dibawah standar saat diukur nilai VO2 Max nya.

Adapun peraih nilai tertinggi dalam tes ini, tiga pemain yang meraih nilai VO2 Max tertinggi adalah Gustur Cahyo Putro, Arif Yanggi Rahman, dan Komarodin. “Hasilnya bagus sesuai dengan harapan kami dalam latihan selama ini. Paling tinggi Gustur Cahyo, nilainya 62, Disusul Yanggi, 61, dan Komarodin 60. Yang lain di atas 56. Rata-rata di angka 57 sampai 58,” kata Soffi.

“Semoga apa yang sudah dicapai, hasil yang baik ini mereka bisa menjaga asupan makan dan istitahat yang bagus. Seketika bisa akan hilang, kalau misalnya besoknya mereka main, malamnya sebelum bertanding mereka begadang. Itu akan pengaruh drastis,” harap Soffi.